Back to Practice
Speaking Guide

Tips & Tricks IELTS Speaking

Panduan praktis untuk membantu kamu mempersiapkan IELTS Speaking test. Pelajari strategi per Part, filler phrases, dan kesalahan umum yang harus dihindari.

Kenali Formatnya

3 Part dalam 11-14 Menit

IELTS Speaking test terdiri dari 3 bagian. Masing-masing menguji kemampuan yang berbeda.

1

Interview

Pertanyaan personal tentang diri kamu, kehidupan sehari-hari, hobi, dll.

4-5 menit
2

Long Turn

Monolog 1-2 menit tentang topik tertentu. Kamu dapat 1 menit untuk persiapan.

3-4 menit
3

Discussion

Diskusi mendalam tentang topik abstrak. Penguji menguji kemampuan berpikir kritis.

4-5 menit
Part 1: Interview

Jangan Jawab Satu Kalimat

Part 1 adalah pemanasan. Penguji ingin kamu bicara natural, bukan jawab singkat seperti interogasi. Gunakan teknik Answer + Reason + Example.

Ringkasan Part 1

→ Jawab minimal 2-3 kalimat untuk setiap pertanyaan.

→ Gunakan connector: "because", "for example", "however".

→ Jangan hafalan — penguji bisa tahu dan itu menurunkan skor.

→ Santai saja, Part 1 bukan bagian tersulit.

Part 2: Long Turn

1 Menit Persiapan = Senjata Rahasia

Banyak peserta panik saat dapat topic card. Padahal 1 menit prep time itu CUKUP kalau kamu tahu cara memanfaatkannya.

Strategi 1 Menit Persiapan

1

Tulis keyword, BUKAN kalimat penuh

Contoh: "Bali — December — sunset — Uluwatu — surfing — peaceful"

2

Ikuti urutan: Kapan & Kenapa → Detail → Perasaan

Ini membuat ceritamu mengalir natural seperti storytelling.

3

JANGAN berhenti sebelum penguji menghentikanmu

Kalau kehabisan ide, tambahkan: "Looking back..." atau "What I learned from this was..."

Part 3: Discussion

Tunjukkan Kemampuan Berpikir Kritis

Part 3 adalah bagian tersulit. Penguji menguji kemampuanmu menganalisis, membandingkan, dan berpendapat tentang topik abstrak.

Teknik Menjawab Part 3

01

Berikan opini → Alasan → Contoh

"I believe... mainly because... For instance..."

02

Pertimbangkan dua sisi

"On one hand... On the other hand... Personally, I think..."

03

Perluas dengan perspektif berbeda

"From the government's perspective..." atau "Younger generations might argue that..."

Cheat Sheet

Filler Phrases & Kesalahan Umum

Dua senjata rahasia: filler phrases untuk menghindari dead air, dan daftar kesalahan grammar yang sering dilakukan orang Indonesia.

Filler Phrases yang Aman Dipakai

Dead air (diam terlalu lama) menurunkan skor Fluency. Gunakan filler ini saat butuh waktu berpikir.

"Well, let me think about that..."

Saat butuh waktu berpikir

"That's an interesting question."

Pembuka Part 3 yang natural

"To be honest..."

Saat mau memberikan opini jujur

"What I mean is..."

Saat ingin memperjelas poin

"I suppose..."

Saat tidak 100% yakin

"As far as I'm concerned..."

Saat mau tegas dengan opini

Kesalahan Grammar Umum Orang Indonesia

Perbaiki kesalahan ini dan skor Grammar kamu bisa naik signifikan.

"I am agree with you."
"I agree with you."

💡 'Agree' adalah verb, tidak butuh 'am'.

"It make us easier."
"It makes it easier for us."

💡 Subject-verb agreement + struktur kalimat.

"I have go to Bali."
"I have been to Bali."

💡 Present perfect pakai past participle.

"The technology is very important."
"Technology is very important."

💡 Kata benda umum (general noun) tidak pakai 'the'.

"I very like music."
"I really like music."

💡 'Very' tidak bisa langsung sebelum verb.

"Nowadays, people is more busy."
"Nowadays, people are busier."

💡 'People' adalah plural + gunakan comparative.

Sudah Siap Latihan?

Teori tanpa praktik tidak akan membawa hasil. Mulai latihan speaking sekarang.