Tips & Tricks IELTS Speaking
Panduan praktis untuk membantu kamu mempersiapkan IELTS Speaking test. Pelajari strategi per Part, filler phrases, dan kesalahan umum yang harus dihindari.
3 Part dalam 11-14 Menit
IELTS Speaking test terdiri dari 3 bagian. Masing-masing menguji kemampuan yang berbeda.
Interview
Pertanyaan personal tentang diri kamu, kehidupan sehari-hari, hobi, dll.
Long Turn
Monolog 1-2 menit tentang topik tertentu. Kamu dapat 1 menit untuk persiapan.
Discussion
Diskusi mendalam tentang topik abstrak. Penguji menguji kemampuan berpikir kritis.
Jangan Jawab Satu Kalimat
Part 1 adalah pemanasan. Penguji ingin kamu bicara natural, bukan jawab singkat seperti interogasi. Gunakan teknik Answer + Reason + Example.
Ringkasan Part 1
→ Jawab minimal 2-3 kalimat untuk setiap pertanyaan.
→ Gunakan connector: "because", "for example", "however".
→ Jangan hafalan — penguji bisa tahu dan itu menurunkan skor.
→ Santai saja, Part 1 bukan bagian tersulit.
1 Menit Persiapan = Senjata Rahasia
Banyak peserta panik saat dapat topic card. Padahal 1 menit prep time itu CUKUP kalau kamu tahu cara memanfaatkannya.
Strategi 1 Menit Persiapan
Tulis keyword, BUKAN kalimat penuh
Contoh: "Bali — December — sunset — Uluwatu — surfing — peaceful"
Ikuti urutan: Kapan & Kenapa → Detail → Perasaan
Ini membuat ceritamu mengalir natural seperti storytelling.
JANGAN berhenti sebelum penguji menghentikanmu
Kalau kehabisan ide, tambahkan: "Looking back..." atau "What I learned from this was..."
Tunjukkan Kemampuan Berpikir Kritis
Part 3 adalah bagian tersulit. Penguji menguji kemampuanmu menganalisis, membandingkan, dan berpendapat tentang topik abstrak.
Teknik Menjawab Part 3
Berikan opini → Alasan → Contoh
"I believe... mainly because... For instance..."
Pertimbangkan dua sisi
"On one hand... On the other hand... Personally, I think..."
Perluas dengan perspektif berbeda
"From the government's perspective..." atau "Younger generations might argue that..."
Filler Phrases & Kesalahan Umum
Dua senjata rahasia: filler phrases untuk menghindari dead air, dan daftar kesalahan grammar yang sering dilakukan orang Indonesia.
Filler Phrases yang Aman Dipakai
Dead air (diam terlalu lama) menurunkan skor Fluency. Gunakan filler ini saat butuh waktu berpikir.
"Well, let me think about that..."
Saat butuh waktu berpikir
"That's an interesting question."
Pembuka Part 3 yang natural
"To be honest..."
Saat mau memberikan opini jujur
"What I mean is..."
Saat ingin memperjelas poin
"I suppose..."
Saat tidak 100% yakin
"As far as I'm concerned..."
Saat mau tegas dengan opini
Kesalahan Grammar Umum Orang Indonesia
Perbaiki kesalahan ini dan skor Grammar kamu bisa naik signifikan.
💡 'Agree' adalah verb, tidak butuh 'am'.
💡 Subject-verb agreement + struktur kalimat.
💡 Present perfect pakai past participle.
💡 Kata benda umum (general noun) tidak pakai 'the'.
💡 'Very' tidak bisa langsung sebelum verb.
💡 'People' adalah plural + gunakan comparative.